Rabu, 5 Oktober 2022 15:20:17 WIB

Mesir Gelar Kegiatan Interaktif Belajar Bahasa Mandarin
Indonesia

Adelia

banner

Siswa-siswi Mesir Belajar Bahasa Mandarin. (Xinhua)

MESIR, Radio Bharata Online - Kegiatan interaktif tentang adat istiadat, simbol, dan bahasa Mandarin untuk membantu para siswa Mesir dapat lebih memahami Tiongkok dan bahasa Mandarin pada Senin (3/10/2022).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sebuah inisiatif selama tiga hari yang diluncurkan oleh Chinese Bridge Club di Kairo guna memfasilitasi pembelajaran bahasa Mandarin bagi siswa Mesir, setelah program percontohan untuk pengajaran bahasa Mandarin dimulai pada September lalu di 12 sekolah menengah umum di Mesir.

 

Selama acara yang berlangsung pada Senin tersebut, sebuah video promosi mengenai Tiongkok diputar guna membantu para partisipan mendapatkan pengetahuan tentang sejarah dan situs-situs penting di Tiongkok.

 

Sejumlah sukarelawan juga menampilkan seni bela diri Tiongkok dan bergabung dengan para siswa dalam kegiatan-kegiatan interaktif, salah satunya adalah permainan tebak kata.

 

"Saya sangat menyukai Tiongkok... Saya selalu ingin mengunjungi negara yang hebat itu. Itulah mengapa saya ingin belajar bahasa Mandarin," kata Qugaya Sherif, seorang siswa kelas tujuh, dikutip dari Xinhua.

 

"Belajar bahasa asing selalu menyenangkan," kata gadis berusia 13 tahun itu, seraya menambahkan bahwa inisiatif untuk mengajarkan bahasa Mandarin sebagai opsi bahasa asing kedua di sekolah-sekolah Mesir menawarkan "kesempatan besar" guna mempelajari bahasa yang dia sukai.

 

Dalam acara tersebut, Zhang Huasheng, Konselor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Kedutaan Besar Tiongkok untuk Mesir, mengatakan dirinya senang bahwa banyak siswa Mesir yang menyambut baik inisiatif pembelajaran bahasa Mandarin ini.

 

“Ini adalah hasil dari upaya mempererat persahabatan antara Tiongkok dan Mesir, dan ini merupakan bukti yang signifikan dari pengembangan kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Mesir yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Karena semakin banyak orang yang mulai mempelajari bahasa Mandarin, maka secara bertahap menjadi "jembatan budaya dan persahabatan" yang menghubungkan Tiongkok dengan seluruh dunia, imbuhnya.

 

“Kini, pilihan untuk mempelajari bahasa Mandarin ditawarkan di sekolah-sekolah Mesir, yang berarti lebih banyak kawan-kawan di Mesir akan belajar bahasa Mandarin serta meningkatkan pemahaman mereka tentang Tiongkok,” katanya.

 

Sementara itu, Sahar al-Gamal, kepala Sekolah Bahasa Eksperimental Resmi Al Jazeera, mengatakan bahwa sekolah tersebut akan melakukan yang terbaik untuk menyukseskan proyek ini dan "berkontribusi dalam mempromosikan kesadaran mempelajari bahasa Mandarin."

 

Pada September 2020, Tiongkok dan Mesir menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk program pengajaran bahasa Mandarin sebagai opsi bahasa asing kedua di sekolah dasar dan sekolah menengah di Mesir, demikian disampaikan oleh Zhang Tao, Kuasa Usaha (Charge d'Affaires) Kedutaan Besar Tiongkok di Mesir, dalam sebuah pesan video pada akhir September lalu.

 

Berkat upaya bersama dari kedua belah pihak, program percontohan tersebut diluncurkan satu tahun lebih awal dari rencana semula, menurut Zhang Tao.

Komentar

Berita Lainnya

Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional Indonesia

Rabu, 5 Oktober 2022 17:33:33 WIB

banner
Pertemuan P20 di Buka Indonesia

Kamis, 6 Oktober 2022 14:20:55 WIB

banner