
Sabtu, 16 Desember 2023 10:35:23 WIB
Mulatu Teshome meyakini bahwa masuknya Ethiopia ke dalam mekanisme kerja sama global diantisipasi untuk memperkuat posisinya di Afrika dan di panggung global
International
Eko Satrio Wibowo

Mantan Presiden Ethiopia, Mulatu Teshome (CMG)
Guangzhou, Radio Bharata Online - Menurut mantan Presiden Ethiopia, Mulatu Teshome, negaranya akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa dari aksesi resminya ke dalam mekanisme kerja sama BRICS. Pasalnya, langkah ini akan mendatangkan lebih banyak investasi dan akan menjadi sumber untuk perluasan perdagangan dan pertukaran ekonomi.
Selama KTT BRICS ke-15 yang diadakan di Afrika Selatan pada bulan Agustus 2023, Ethiopia, bersama dengan Argentina, Mesir, Iran, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), diundang untuk bergabung dengan BRICS dalam sebuah perluasan bersejarah kelompok yang saat ini beranggotakan lima negara berkembang utama di dunia, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok dan Afrika Selatan.
Ini menandai ekspansi pertama sejak Afrika Selatan bergabung dengan kelompok ini pada tahun 2010, dan keanggotaan keenam negara ini dijadwalkan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2024.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan China Media Group (CMG) di Kota Guangzhou, Tiongkok selatan pada 3 Desember 2023, Teshome mengatakan bahwa keikutsertaan Ethiopia yang akan datang, sebuah negara berkembang utama di Afrika Timur, ke dalam mekanisme kerja sama global diantisipasi untuk memperkuat posisinya di Afrika dan di panggung global.
"Ethiopia sangat berterima kasih atas diterimanya menjadi anggota BRICS. Ethiopia dapat mengambil manfaat dari kerja sama yang akan terjalin dengan Tiongkok, India, Rusia, Brasil, dan semua negara BRICS. Pertama-tama, (kami dapat bekerja sama) untuk saling membantu dalam hal investasi. Ini bisa menjadi sumber untuk perluasan perdagangan, dan bisa juga untuk dukungan teknis atau ilmiah satu sama lain. Jadi, Ethiopia pasti akan mendapatkan keuntungan dari hal ini dan hal ini juga akan meningkatkan postur Ethiopia, posisi Ethiopia di Afrika dan secara global," katanya.
Tujuh belas tahun sejak didirikan, BRICS telah menyaksikan hasil kerja sama yang bermanfaat di bidang ekonomi, politik dan budaya, dan terus berkembang dengan semangat keterbukaan, inklusivitas dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Berdasarkan statistik ekonomi Bank Dunia pada tahun 2022, produk domestik bruto (PDB) gabungan negara-negara BRICS, setelah ekspansi, akan mencapai sekitar 29 persen dari PDB global.
Komentar
Berita Lainnya
Peng Liyuan menyerukan upaya global untuk mendorong pendidikan bagi anak perempuan dan perempuan ke arah yang lebih adil lebih inklusif dan lebih berkualitas dan kontribusi untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan global dan membangun komunitas dengan masa depan bersama untuk manusia International
Rabu, 12 Oktober 2022 8:34:27 WIB

Presiden RI Joko Widodo memuji gaya kepemimpinan Presiden Tiongkok International
Senin, 17 Oktober 2022 13:29:21 WIB

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International
Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

Giorgia Meloni International
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

Sebuah insiden kebakaran terjadi di Gunung Kilimanjaro di Tanzania International
Minggu, 23 Oktober 2022 15:24:53 WIB

Serangan udara oleh militer Myanmar menewaskan lebih dari 60 orang International
Selasa, 25 Oktober 2022 10:2:29 WIB
