Jumat, 7 Februari 2025 15:54:46 WIB

Jurnalis Indonesia Menantang Dinginnya Cuaca untuk Menikmati Keseruan di Harbin Jelang Asian Winter Games
Olahraga

Eko Satrio Wibowo

banner

Linda Wahyudi, Direktur iMSPORT Indonesia (Kanan) - CMG

Harbin, Radio Bharata Online - Para jurnalis dari Indonesia yang beriklim tropis telah menantang cuaca dingin yang menusuk tulang sambil menikmati kesenangan beku yang luar biasa di "kota es" Harbin di timur laut Tiongkok, yang akan menjadi tuan rumah Asian Winter Games ke-9.

Ajang olahraga yang berlangsung selama seminggu itu, yang akan dimulai pada hari Jum'at (7/2) dengan tema "Mimpi Musim Dingin, Cinta di antara Orang Asia", telah mengumpulkan 1.275 peserta dari 34 negara dan wilayah, menjadikannya edisi acara terbesar yang pernah ada dalam hal partisipasi keseluruhan.

Ketika para profesional media dari seluruh Asia berkumpul di Harbin untuk meliput kompetisi tersebut, banyak yang terpikat oleh pemandangan bersalju yang menakjubkan di kota itu.

Linda Wahyudi dan Claudia Nauli, dua penyiar dari iMSPORT Indonesia, jaringan olahraga Indonesia, telah menikmati pemandangan, suara, dan salju di Harbin Ice and Snow World, taman hiburan terbesar sejenisnya di Tiongkok.

Di Indonesia, suhu udara secara teratur melonjak di atas 30 derajat Celsius, sementara di Harbin, suhu udara turun hingga 20 derajat Celsius di bawah nol.

Di sepanjang tepian Sungai Songhua, aktivitas tradisional renang musim dingin membuat kedua wartawan itu tercengang, saat mereka melihat penduduk setempat yang tangguh melompat ke dalam air yang dingin, tampak tidak terpengaruh oleh suhu yang sangat dingin.

Untuk menguji keberanian mereka, keduanya meminta baskom berisi air dari kolam dan mencelupkan jari mereka ke dalamnya, tetapi segera menariknya kembali, menjerit kaget saat air segera membeku di baskom.

Para wartawan juga mencoba memancing di es, metode memancing tradisional di Tiongkok utara, dan berhasil menangkap ikan.

Selama piknik unik di permukaan beku Sungai Songhua, para wartawan duduk untuk berbagi tentang bagaimana Indonesia mencoba mengembangkan budaya olahraga musim dinginnya, meskipun cuacanya hangat.

"Sekarang kita punya gelanggang es di Indonesia, seperti 18 gelanggang es, terutama di mal. Jadi, anak-anak, mulai dari (usia muda), mereka bisa bermain dan mulai berseluncur. Itu tidak mudah, lho," kata Wahyudi, yang merupakan Direktur iMSPORT Indonesia.

Mereka yakin bahwa Asian Winter Games Harbin akan memainkan peran penting dalam meningkatkan minat terhadap olahraga musim dingin di Indonesia, dengan negara tersebut mengirimkan enam atlet dan tim pendukung untuk bertanding dalam cabang olahraga figure skating, ice dancing, dan short track speed skating.

"Sekarang setelah kami memiliki atlet sungguhan yang bertanding di sini, saya rasa ini akan menginspirasi lebih banyak (orang) di masa mendatang," kata Nauli, Manajer Pemasaran iMSPORT.

Selain mempromosikan olahraga musim dingin, para jurnalis juga berbagi pemikiran mereka tentang bagaimana Olimpiade telah memfasilitasi komunikasi antarbudaya di seluruh benua, sekaligus memberi mereka kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang Tiongkok.

"Saya belum pernah mendengar tentang Harbin sebelumnya. Saya hanya tahu Shanghai, Beijing. Saya pikir -- ketika saya pergi ke Harbin -- itu adalah kota yang 'tidak terkenal', mungkin tidak ada apa-apa di sana. Dan kemudian ada (semua gedung pencakar langit ini), itu sangat mengejutkan. Kami sangat senang berada di sini," ungkap Nauli.

Asian Winter Games Harbin 2025 merupakan kompetisi olahraga musim dingin internasional terbesar yang diselenggarakan di Tiongkok sejak Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Ini juga menandai kedua kalinya Harbin menjadi tuan rumah acara tersebut, setelah sebelumnya pernah menggelar edisi serupa pada tahun 1996.

Komentar

Berita Lainnya

Jokowi Sambut Presiden FIFA di Istana Merdeka Olahraga

Selasa, 18 Oktober 2022 13:40:25 WIB

banner