Senin, 10 Februari 2025 14:17:0 WIB

Tiongkok Berikan Akses Bebas Visa bagi Rombongan Wisata ASEAN ke Kawasan Wisata Xishuangbanna
Tiongkok

Eko Satrio Wibowo

banner

Para turis di bandara menunggu dalam antrian untuk pemeriksaan keamanan (CMG)

Xishuangbanna, Radio Bharata Online - Administrasi Imigrasi Nasional atau National Immigration Administration (NIA) Tiongkok mengumumkan pada hari Senin (10/1) bahwa mulai saat ini, rombongan wisata dari 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan diberikan akses masuk bebas visa ke daerah pemandangan indah Prefektur Otonomi Xishuangbanna Dai di Provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok.

Xishuangbanna adalah wilayah subtropis yang terkenal akan keanekaragaman hayati, pagoda Buddha, dan adat istiadat minoritas etnis Dai.

Menurut pengumuman NIA, rombongan wisata dari 10 negara ASEAN -- Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja -- akan memenuhi syarat untuk akses masuk bebas visa jika mereka bepergian dalam kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih, yang diselenggarakan oleh agen perjalanan Tiongkok berlisensi, ke Xishuangbanna.

Masuk dan keluar akan diizinkan melalui tiga pelabuhan yang ditunjuk, yakni Bandara Internasional Xishuangbanna Gasa, Stasiun Kereta Api Mohan, dan Pelabuhan Jalan Raya Mohan.

NIA mengumumkan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk perjalanan di wilayah administratif Xishuangbanna, dengan masa tinggal maksimum enam hari.

Seiring dengan pelonggaran kebijakan bebas visa yang terus dilakukan Tiongkok, negara itu telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam kunjungan wisatawan asing ke negara tersebut.

Pada tahun 2024, Tiongkok semakin melonggarkan kebijakan visanya untuk meningkatkan keterbukaan dan mendorong pertukaran antarmasyarakat sehingga memungkinkan lebih banyak pelancong asing dan pebisnis untuk mengunjungi negara tersebut tanpa visa.

Salah satu perkembangan utama adalah diperkenalkannya kebijakan masuk bebas visa unilateral yang diperluas pada bulan November 2024, yang memungkinkan pemegang paspor biasa dari 38 negara untuk tinggal di Tiongkok hingga 30 hari tanpa memerlukan visa.

Bulan berikutnya, Tiongkok mengumumkan pelonggaran kebijakan transit bebas visa, dengan meningkatkan masa tinggal yang diizinkan bagi pelancong asing yang memenuhi syarat menjadi 240 jam, naik dari batas sebelumnya yaitu 72 atau 144 jam.

Komentar

Berita Lainnya