Selasa, 1 April 2025 11:9:23 WIB

Tiongkok akan Bantu Myanmar untuk Mengatasi Kesulitan Akibat Gempa
Tiongkok

AP Wira

banner

Gelombang pertama bantuan Tiongkok kepada Myanmar telah diberangkatkan/foto Shine

BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok akan meneruskan persahabatan "Paukphaw" (persaudaraan) dan bekerja sama dengan Myanmar untuk mengatasi kesulitan setelah gempa bumi dahsyat melanda negara tetangga itu pada 28 Maret, menurut kementerian luar negeri Tiongkok.

Guo Jiakun, juru bicara kementerian, pada hari Senin memberi pengarahan kepada media mengenai bantuan bencana Tiongkok untuk Myanmar, di mana gempa berkekuatan 7,9 skala Richter telah menyebabkan 2.056 orang meninggal dunia, 3.900 orang terluka, dan 270 orang hilang hingga Senin siang, serta mengakibatkan kerugian harta benda yang besar.

Guo mencatat bahwa Tiongkok sangat mementingkan situasi bencana di Myanmar. Dalam pesannya kepada pemimpin Myanmar Min Aung Hlaing, Presiden Tiongkok Xi Jinping berduka cita atas kematian tersebut dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan, korban luka, dan masyarakat yang terkena dampak bencana.

"Tim penyelamat dari Provinsi Yunnan di barat daya Tiongkok merupakan tim penyelamat internasional pertama yang mencapai zona gempa Myanmar 18 jam setelah gempa terjadi. Mereka berhasil menyelamatkan satu orang bekerja sama dengan pasukan penyelamat setempat," kata Guo, seraya menambahkan bahwa sejumlah tim penyelamat pemerintah dan nonpemerintah dari seluruh Tiongkok telah memasuki atau akan segera memasuki Myanmar.

Hingga saat ini, sekitar 400 ahli gempa bumi, penyelamat, dan pekerja medis Tiongkok telah bergabung dalam upaya penyelamatan dan bantuan di seluruh Myanmar, dan penyelamat Tiongkok telah berhasil menyelamatkan enam orang, kata Guo.

Tiongkok telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat senilai 100 juta yuan (sekitar 14 juta dolar AS) kepada Myanmar. Gelombang pertama pasokan yang sangat dibutuhkan seperti tenda, perlengkapan pertolongan pertama, dan selimut telah tiba di Myanmar, kata Guo.

Palang Merah Tiongkok juga telah menyediakan materi bantuan bencana, tambahnya.

Tiongkok akan terus bekerja sama dengan Myanmar untuk mencari korban selamat, merawat korban terluka, dan mengirimkan pasokan bantuan kepada mereka yang terkena dampak bencana, kata juru bicara tersebut.

"Kami yakin bahwa dengan dukungan masyarakat internasional, pemerintah dan rakyat Myanmar pasti akan bersatu untuk mengatasi bencana dan membangun kembali rumah mereka," tambahnya. [Shine]

Komentar

Berita Lainnya