Rabu, 23 April 2025 10:31:39 WIB
Toyota Menandatangani Kesepakatan Untuk Proyek EV Senilai $2 Miliar Di Shanghai
Otomotif
Endro

Kendaraan listrik Toyota dipamerkan di China International Import Expo (CIIE) ke-7 di Shanghai, 8 November 2024. /VCG
SHANGHAI, Radio Bharata Online - Pabrikan mobil Jepang Toyota Motor Corp. pada hari Selasa menandatangani perjanjian untuk mendirikan pabrik kendaraan listrik (EV), yang sepenuhnya dimilikinya di Shanghai, dalam langkah strategis untuk memperkuat kehadirannya di Tiongkok, pasar otomotif terbesar di dunia.
Dalam perjanjian kerja sama strategis dengan pemerintah kota Shanghai, Toyota berkomitmen untuk menginvestasikan total 14,6 miliar yuan (sekitar $2 miliar AS), ke dalam proyek kendaraan energi baru (NEV) di Distrik Jinshan, yang berfokus pada penelitian dan pengembangan, produksi, dan penjualan Lexus EV dan baterai EV. Investasi tersebut menggarisbawahi daya tarik dan keterbukaan pasar Tiongkok yang besar.
Sebagai tujuan utama investasi asing, Tiongkok terus mendorong keterbukaan dan peningkatan lingkungan bisnisnya, sementara dunia bergulat dengan meningkatnya proteksionisme dan ketidakpastian ekonomi.
Tatsuro Ueda, kepala eksekutif Wilayah Tiongkok dan ketua Toyota Motor (China) Investment Co., Ltd mengatakan, proyek ini akan memperkenalkan teknologi inovatif untuk menciptakan proyek model netralitas karbon terkemuka, yang akan memiliki pengaruh signifikan, baik di Tiongkok maupun secara global.
Setelah Shanghai Gigafactory milik Tesla, proyek Jepang-Tiongkok ini sekaligus menandai proyek NEV berpengaruh global lainnya di Shanghai. Hal ini selanjutnya menunjukkan tekad Shanghai untuk memperluas keterbukaan tingkat tinggi, dan mempercepat terciptanya klaster industri NEV kelas dunia.
Peng Xijun, manajer umum Shanghai Xinjinshan Industrial Investment Development Co., Ltd, mengatakan, Toyota telah mengakuisisi lahan seluas 1.692 mu (112,8 hektar) untuk tahap pertama proyek tersebut.
Konstruksi dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni, dengan produksi diharapkan akan dimulai pada tahun 2027.
Sumber: Kantor Berita Xinhua
Komentar
Berita Lainnya
Chery Omoda 5, Mobil Listrik Pertama Chery yang Akan Masuk Indonesia Otomotif
Kamis, 19 Januari 2023 13:6:13 WIB

Wuling Air ev Laku Keras di Indonesia Otomotif
Sabtu, 21 Januari 2023 10:17:42 WIB

9 Naga Otomotif Tiongkok yang Siap Taklukkan Dunia Otomotif
Selasa, 24 Januari 2023 11:30:5 WIB

Kabar Terbaru Subsidi Mobil Listrik, Gaikindo: Jumlahnya Luar Biasa Otomotif
Jumat, 27 Januari 2023 13:30:12 WIB

Vespa Rilis Edisi Model Kelinci untuk Pasar Tiongkok Otomotif
Jumat, 27 Januari 2023 18:46:21 WIB

CFMoto Akan Pasarkan Motor Bermesin Superbike Otomotif
Sabtu, 28 Januari 2023 19:19:35 WIB

Posisi Gigi Mobil Matic yang Benar saat Nunggu Lampu Merah Otomotif
Minggu, 29 Januari 2023 10:33:50 WIB

Motor Listrik Akan Diberi Subsidi Rp 7 Juta, Harganya Ada yang Hanya Rp 6 Jutaan Otomotif
Minggu, 29 Januari 2023 10:48:48 WIB

Motor Listrik Buatan Indonesia Otomotif
Selasa, 31 Januari 2023 13:27:50 WIB

Musk mengatakan saingan Terberat Tesla adalah Tiongkok Otomotif
Kamis, 2 Februari 2023 10:11:34 WIB

Zhejiang Tiongkok Berencana Memproduksi Lebih dari 1,2 Juta Kendaraan Energi Baru pada Tahun 2025 Otomotif
Kamis, 2 Februari 2023 15:0:44 WIB
Yadea di bawah Indomobil akan hadir di IIMS 2023 Otomotif
Minggu, 5 Februari 2023 19:4:4 WIB

Kendaraan listrik Tiongkok bersinar di ajang Swedish eCarExpo 2023 Otomotif
Minggu, 5 Februari 2023 19:12:28 WIB

Harga Rp 150 Jutaan, Mobil Listrik Wuling Bingo Sudah Dikirim ke Dealer Otomotif
Selasa, 7 Februari 2023 9:1:29 WIB

Mobil Listrik Geely Pesaing Wuling Dijual Rp89 Juta Otomotif
Rabu, 8 Februari 2023 13:46:44 WIB
