Senin, 17 Oktober 2022 10:23:40 WIB

Singapura Hadapi Subvarian Omicron Baru XBB, Harian Naik Lagi 9 Ribu Kasus
Kesehatan

AP Wira - Radio Bharata Online

banner

Kasus COVID-19 kembali muncul di Singapura,[foto: Getty images]

JAKARTA, Radio Bharata Online -  Kasus COVID-19 kembali muncul di Singapura, seperti diketahui, Singapura dihadang subvarian Omicron baru yakni XBB. Yang kembali meningkat hingga melampaui 9 ribu kasus per hari.
Namun, sejauh ini tidak ada kematian dan kasus rawat inap yang dilaporkan. Direktur layanan medis Singapura Kenneth Mak menilai meskipun subvarian XBB sangat menular, kemungkinan karakteristik virus kurang ganas dari gelombang virus yang sebelumnya.

seperti diketahui, Subvarian XBB menyumbang 54 persen dari kasus lokal selama minggu 3 hingga 9 Oktober 2022. Ini merupakan peningkatan kasus dari pekan sebelumnya, ketika kasus XBB mencapai 22 persen dari kasus COVID-19 lokal. Sub-varian XBB sejauh ini telah terdeteksi di negara-negara seperti Australia, Bangladesh, Denmark, India, Jepang dan Amerika Serikat sejak Agustus.

Data Departemen Kesehatan Singapura menunjukkan dalam dua minggu terakhir, kasus XBB diperkirakan memiliki risiko rawat inap 30 persen lebih rendah dibandingkan dengan kasus varian BA.5 yang dominan sebelumnya, yang diperkirakan mencapai 21 persen dari kasus lokal.

mengutip dari detik.com, Meski begitu, Kementerian Kesehatan Singapura akan terus memantau situasi, meskipun jumlah kasus parah terpantau tetap rendah, dengan mayoritas pasien melaporkan gejala ringan seperti sakit sakit tenggorokan, demam ringan, terutama jika mereka telah divaksinasi.

Menurut DepKes Singapura, Individu yang divaksinasi mungkin masih bisa terinfeksi dengan jenis XBB, suntikan booster direkomendasikan bagi mereka yang memenuhi syarat. Menkes Singapura Ong Ye Kung memprediksi gelombang baru akibat subvarian Omicron XBB bakal berakhir November.

 

Komentar

Berita Lainnya

Kemenkes: Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia Kesehatan

Minggu, 23 Oktober 2022 16:42:29 WIB

banner
5 Sarapan Bergizi untuk Menurunkan Berat Badan Kesehatan

Minggu, 6 November 2022 7:42:35 WIB

banner