Rabu, 26 Maret 2025 10:28:15 WIB
Kota-Kota Perbelanjaan Internasional di Tiongkok Alami Peningkatan Dua Kali Lipat dalam Jumlah Pengunjung Asing pada Tahun 2024
Ekonomi
Eko Satrio Wibowo

Li Gang, Direktur Departemen Operasi Pasar dan Promosi Konsumsi di Kementerian Perdagangan Tiongkok (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Lima kota belanja internasional yang ditetapkan di Tiongkok mencatat peningkatan jumlah pengunjung asing dua kali lipat pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023 sebagai hasil dari peningkatan kepercayaan konsumen dan peningkatan belanja, kata seorang pejabat dari Kementerian Perdagangan negara itu dalam jumpa pers pada hari Selasa (25/3).
Pada bulan Juli 2021, Tiongkok menyetujui Shanghai, Beijing, Guangzhou, Tianjin, dan Chongqing sebagai kota belanja utama yang didirikan untuk menarik konsumen asing. Setelah tiga tahun pembangunan, kelima kota tersebut telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam jumlah pembeli asing dan pendapatan yang mereka hasilkan, kata Li Gang, Direktur Departemen Operasi Pasar dan Promosi Konsumsi di Kementerian Perdagangan Tiongkok.
"Pada tahun 2024, jumlah total pengunjung asing yang memasuki kelima kota tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Kota-kota tersebut merupakan rumah bagi sekitar 60 persen toko pengembalian pajak keberangkatan negara dan lebih dari 70 persen penjualan bebas bea nasional, yang menunjukkan peningkatan berkelanjutan dalam lingkungan konsumen internasional," kata Li.
Kelima kota tersebut juga telah menjajaki cara untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional.
"Saat ini, hampir sepertiga dari merek 'ternama' Tiongkok berpusat di lima kota tersebut, dan kota-kota tersebut menyumbang lebih dari setengah dari total impor barang konsumen negara tersebut. Pilihan konsumen global berkualitas tinggi kini dapat ditemukan di kota-kota ini, tempat pengembangan distrik komersial ikonik telah membuahkan hasil, dan inovasi serta diversifikasi penawaran konsumen terus berlanjut," ujar Li.
Ke depannya, kementerian tersebut mengatakan berencana untuk menggunakan kota-kota ini sebagai tolok ukur untuk lebih menginternasionalkan pasar konsumen Tiongkok.
"Untuk langkah selanjutnya, Kementerian Perdagangan akan membimbing lima kota tersebut untuk menjadi panutan yang lebih baik, mengembangkan distrik perbelanjaan berstandar internasional, meningkatkan pasokan barang dan layanan berkualitas tinggi, dan berinovasi dengan penawaran konsumen. Kami akan mencurahkan semua upaya kami untuk menciptakan kota-kota dengan pusat komersial yang dinamis dan pasar yang berkembang yang menarik bagi masyarakat dan berkontribusi pada modernisasi Tiongkok," jelas Li.
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB

Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB

Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB

Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB

Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB

Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB

Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB

PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB

Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB

Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB

Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB
