
Kamis, 9 Maret 2023 10:37:18 WIB
Tim peneliti dari Institut Penelitian Perikanan Heilongjiang
Tiongkok
AP Wira

Perbandingan pemindaian mikro-CT kerangka ikan mas crucian liar dan yang tidak memiliki tulang intermuskular.[China Daily]
Heilongjiang, Bolong.Id - Tim peneliti dari Institut Penelitian Perikanan Heilongjiang, Tiongkok, mengembangbiakan ternak ikan mas crucian, sejenis ikan mas tanpa tulang.
Dilansir dari China Daily, Varietas baru, yang dibuat menggunakan pengeditan gen, penemuan ini mengakhiri perdebatan global selama lebih dari 50 tahun tentang apakah tulang ikan mas bisa dihilangkan?
Seperti diketahui, ikan mas crucian adalah ikan air tawar bertulang dan berkulit keras yang sebagian besar dikonsumsi di Eropa Timur dan Asia. Namun, banyaknya tulang antar ototnya yang kecil membuat ikan ini sulit dimakan. Dengan berhasil dihilangkannya tulang intermuskular secara genetik, akan membuka peluang ikan ini dikonsumsi secara luas.
Sebuah tim peneliti di institut Penelitian Perikanan Heilongjiang, Tiongkok, memulai sebuah proyek untuk mengatasi masalah tersebut pada tahun 2009 dan mengidentifikasi gen kunci, dari 1.600 gen kandidat, yang mengontrol pertumbuhan tulang belakang intermuskular ikan. Ahli biologi Tiongkok mampu melumpuhkan gen yang diberi nama bmp6, tanpa mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi ikan.
Kuang Youyi, peneliti di tim tersebut mengatakan, “Pada tahun 2020, tim peneliti berhasil membudidayakan ikan mas crucian generasi pertama tanpa tulang intermuskular dengan tingkat keberhasilan 12,96 persen. Generasi kedua pada tahun 2021 memiliki tingkat keberhasilan 19 persen,”
"Pada awal tahun 2022, Tim peneliti melepas sekitar 20.000 ikan generasi ketiga di kolam pengujian di Harbin, ibu kota provinsi Heilongjiang, dan memulai penangkaran skala besar.
Ikan tersebut tumbuh dengan baik dan secara umuml tidak dapat dibedakan dari ikan mas crucian biasa. Pada hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Agustus menunjukkan tingkat keberhasilan mencapai 100 persen. Meskipun jalan masih panjang dalam hal peraturan keselamatan dan produksi massal, banyak anggota tim tetap bersemangat.
Li Shaowu, ketua tim peneliti mengatakan, " Sekarang orang tidak lagi harus direpotkan mengambil tulang ikan kecil," Hal ini menurutnya dapat sangat mengubah budaya dan kebiasaan pola makan ikan global, dan berdampak besar pada peningkatan konsumsi produk akuatik di masa depan.
Li menuturkan, "Perbaikan genetik ikan mas crucian tanpa tulang intermuskular merupakan inovasi yang berani dalam industri pemuliaan dengan karakteristik Tiongkok,"
"Ini adalah cara yang efektif untuk memecahkan masalah memiliki jumlah besar tetapi efisiensi rendah dalam produksi ikan mas crucian, yang akan dengan cepat meningkatkan daya saing inti industri pemuliaan kita dan memimpin reformasi akuakultur Tiongkok."
Dalam proses ini tim peneliti memastikan bahwa mereka mempertimbangkan sepenuhnya keamanan biologis dari varietas baru tersebut. Sejak awal tahun, tim telah melakukan penilaian keamanan ekologis, termasuk kemampuan mereka berenang, tahan beku dan berkembang biak, serta risiko dimangsa.
Tim peneliti juga sedang melakukan pengembangan pada varietas steril, yang dapat membantu menghilangkan kemungkinan dampak yang disebabkan oleh ikan hasil rekayasa gen di alam liar. Mereka berharap dapat menyelesaikan penelitiannya pada tahun 2025..(China Daily)
Komentar
Berita Lainnya
Produsen kereta api Tiongkok, CRRC Changke Co., Ltd. membuat generasi baru kereta antarkota hibrida di Tiongkok pada Minggu (2/10). Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:26:6 WIB

Wakil Duta Besar Tiongkok untuk PBB Geng Shuang pada hari Jumat 30 September lalu mengatakan Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:48:4 WIB

Petani di wilayah Changfeng Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:51:7 WIB

Pembalap Formula 1 asal Tiongkok Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 15:19:35 WIB

Tiongkok mendesak AS untuk mengakhiri kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika selama sesi PBB Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:45:29 WIB

Pemasangan Atap Beton Pertama Terowongan Jalan Raya Terpanjang di Provinsi Jiangsu Tiongkok Telah dimulai Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:25:54 WIB

Tiongkok ingin mengoptimalkan struktur ekonomi negara Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:30:30 WIB
