Senin, 15 Januari 2024 13:13:18 WIB
5 Alasan Kenapa Traveling Bagus untuk Kesehatan
Kesehatan
Bagas Sumarlan - Radio Bharata Online
Ilustrasi traveling. (iStock/lechatnoir)
Radio Bharata Online - Memilih traveling sebagai cara melepas stres ternyata adalah tindakan yang tepat. Traveling dapat memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan, baik secara fisik maupun mental.
Bagi sebagian orang, perlu berbagai pertimbangan untuk memutuskan traveling. Namun, ada yang melakukannya karena merasa hidupnya akan lebih baik dengan menjelajahi tempat-tempat baru.
Traveling dianggap kegiatan yang bisa menyegarkan kembali pikiran setelah menjalani rutinitas yang padat sehari-hari. Kamu perlu mengambil cuti dari pekerjaan supaya bisa merasakan dampak positif dari jalan-jalan.
Tidak ada salahnya merogoh kocek sedikit lebih dalam, tapi bisa membuat kamu lebih relaks. Mengajak orang terdekat untuk traveling mungkin juga bisa menjadi pilihan agar perjalanan semakin seru dan menarik.
Berikut lima alasan mengapa perjalanan dianggap baik untuk kesehatan dan pikiran, seperti dikutip dari The South African.
Mengurai Stres
Bepergian sering kali melibatkan perubahan pemandangan dan istirahat dari rutinitas, yang dapat mengurangi tingkat stres secara signifikan. Paparan terhadap lingkungan dan aktivitas baru membantu menurunkan kadar kortisol, meningkatkan relaksasi dan rasa sejahtera. Beristirahat dari penyebab stres sehari-hari dapat berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik.
Aktivitas Fisik
Banyak pengalaman perjalanan yang melibatkan aktivitas fisik seperti tur jalan kaki, hiking, berenang, atau menjelajahi destinasi baru dengan berjalan kaki. Melakukan aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga atau meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga melepaskan endorfin, yang merupakan penguat suasana hati alami.
Manfaat Budaya dan Kognitif
Mengalami budaya, masakan, dan bahasa baru saat bepergian merangsang otak. Ini menantang pikiran Anda dengan memaparkan Anda pada perspektif, cara hidup, dan situasi pemecahan masalah yang berbeda. Stimulasi kognitif sangat penting untuk kesehatan otak dan dapat menurunkan risiko penurunan kognitif.
Hubungan yang Meningkat
Bepergian bersama teman, keluarga, atau bahkan bertemu orang baru selama perjalanan dapat memperkuat ikatan sosial. Hubungan sosial yang positif telah dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik dan risiko penyakit kronis yang lebih rendah. Pengalaman perjalanan bersama sering kali menciptakan kenangan abadi dan menumbuhkan rasa persahabatan.
Peningkatan Kreativitas dan Perspektif
Paparan terhadap lingkungan dan budaya yang beragam dapat memicu kreativitas. Bepergian membuka pikiran Anda terhadap ide dan perspektif baru, menantang asumsi Anda, dan memperluas pandangan dunia Anda. Fleksibilitas mental yang diperoleh melalui perjalanan dapat berdampak positif terhadap keterampilan pemecahan masalah dan kreativitas dalam berbagai aspek kehidupan, dikutip dari CNNindonesia.com.
Komentar
Berita Lainnya
BPOM Temukan 718.791 Vitamin Ilegal Dijual di Online Shop Selama Pandemi Covid-19 Kesehatan
Kamis, 6 Oktober 2022 13:37:0 WIB
Singapura Hadapi Subvarian Omicron Baru XBB, Harian Naik Lagi 9 Ribu Kasus Kesehatan
Senin, 17 Oktober 2022 10:23:40 WIB
Jokowi: 80 Persen Vaksin COVID-19 yang Digunakan Indonesia Berasal dari RRT Kesehatan
Senin, 17 Oktober 2022 13:43:44 WIB
Wanita dengan Dada Besar Lebih Gampang Kena Kanker Payudara? Kesehatan
Selasa, 18 Oktober 2022 9:49:9 WIB
Kemenkes: Apotek-Nakes Setop Sementara Obat Sirup! Kesehatan
Rabu, 19 Oktober 2022 8:56:53 WIB
Daftar Obat Sirup yang Dilarang dan Ditarik BPOM Kesehatan
Jumat, 21 Oktober 2022 10:15:51 WIB
Kemenkes: Omicron XBB Terdeteksi di Indonesia Kesehatan
Minggu, 23 Oktober 2022 16:42:29 WIB
Shanghai Mulai Berikan Vaksin Booster COVID-19 yang Dihirup Kesehatan
Rabu, 26 Oktober 2022 16:8:34 WIB
Pemerintah Gratiskan Biaya Pengobatan Pasien Gagal Ginjal Akut Kesehatan
Rabu, 26 Oktober 2022 16:21:29 WIB
WHO Rilis Peringatan 8 Obat Sirup yang Dilarang BPOM RI Kesehatan
Jumat, 4 November 2022 15:32:48 WIB
Corona Kembali Meningkat, Pemerintah Prediksi Puncaknya 1-2 Bulan Lagi Kesehatan
Jumat, 4 November 2022 18:46:33 WIB
5 Kebiasaan Penyebab Sariawan, Bukan Kurang Makan Buah Kesehatan
Sabtu, 5 November 2022 7:23:52 WIB
5 Sarapan Bergizi untuk Menurunkan Berat Badan Kesehatan
Minggu, 6 November 2022 7:42:35 WIB
Vaksin Covid-19 Direkomendasikan Jadi Imunisasi Rutin Kesehatan
Minggu, 6 November 2022 7:47:25 WIB
Delta Sungai Yangtze Tingkatkan integrasi melalui digitalisasi Kesehatan
Sabtu, 27 Agustus 2022 1:59:36 WIB