
Jumat, 26 Agustus 2022 6:21:31 WIB
Pemerintah Jual Minyak Makan Merah Rp9000 Mulai Januari 2023
Tiongkok
Bagas Sumarlan
Pemerintah siap menjual minyak merah, sebagai alternatif dari minyak goreng kelapa sawit, mulai 2023 dengan harga Rp9.000 per liter. (Antara/Wahyu Putro A).
Pemerintah siap menjual minyak makan merah (M3) sebagai alternatif dari minyak goreng kelapa sawit mulai 2023 dengan harga Rp9.000 per liter.
Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menjelaskan harga minyak makan merah memang lebih murah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah yang mencapai Rp14 ribu per liter.
Hal itu terjadi karena proses distribusi dari tandan buah segar (TBS) sawit ke pabrik tidak memakan biaya yang besar.
"Bisa Rp9.000. Murah lah ini solusi bagi masyarakat, petani, dan konsumen," kata Teten dalam konferensi pers di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (26/8).
Ia menjelaskan nantinya di setiap 1.000 hektare akan ada satu pabrik minyak makan merah. Teten mengatakan setiap pabrik dapat mengolah 10 ton crude palm oil (CPO) menjadi minyak makan merah.
"Ini terintegrasi. Setiap 1.000 hektare itu ada satu pabrik minyak makan merah," ujarnya.
Teten menambahkan minyak makan merah bisa didistribusikan mulai Januari 2023. Proses pembangunan pabrik minyak tersebut akan dimulai pada Oktober mendatang.
Untuk tahap awal, pembangunan pabrik pertama dimulai di Sumatra Utara.
"Kami melangsungkan rapat koordinasi mengenai progres pembangunan minyak makan merah dengan koperasi petani sawit yang presiden minta dipercepat Oktober mulai bangun pabrik dan Januari produksi," kata Teten.
Ia juga mengatakan BPOM dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sudah memberi dukungan .
BPOM, kata dia, akan menerbitkan sertifikat cara pengolahan pangan, bangunan pabrik, dan memastikan pengolahan tidak terkontaminasi.
Dengan pembangunan pabrik minyak makan merah, Teten yakin TBS di tingkat petani pun bisa terserap sehingga harga ikut terkerek.
"Sekarang kan CPO cenderung turun di dunia sehingga kalau konsumsi di dalam negeri ditingkatkan, sehingga harga sawit bisa stabil," kata dia.
Dari sisi nilai gizi, Teten mengklaim minyak makan merah memiliki kandungan protein dan vitamin A yang tinggi. Ini karena minyak tersebut diolah tanpa melalui proses bleaching sehingga kandungan protein dan vitamin A tinggi.
Oleh karena itu, ia menganggap minyak makan merah justru jauh lebih sehat ketimbang minyak goreng. Bahkan, bahan pangan itu bisa digunakan untuk mencegah stunting.
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220826120900-92-839448/pemerintah-jual-minyak-makan-merah-rp9000-mulai-januari-2023
Komentar
Berita Lainnya
Produsen kereta api Tiongkok, CRRC Changke Co., Ltd. membuat generasi baru kereta antarkota hibrida di Tiongkok pada Minggu (2/10). Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:26:6 WIB

Wakil Duta Besar Tiongkok untuk PBB Geng Shuang pada hari Jumat 30 September lalu mengatakan Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:48:4 WIB

Petani di wilayah Changfeng Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:51:7 WIB

Pembalap Formula 1 asal Tiongkok Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 15:19:35 WIB

Tiongkok mendesak AS untuk mengakhiri kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika selama sesi PBB Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:45:29 WIB

Pemasangan Atap Beton Pertama Terowongan Jalan Raya Terpanjang di Provinsi Jiangsu Tiongkok Telah dimulai Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:25:54 WIB

Tiongkok ingin mengoptimalkan struktur ekonomi negara Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:30:30 WIB
