Jumat, 4 November 2022 15:56:3 WIB

Kemenlu Tiongkok: Tiongkok Selalu Menjadi Kawan Tulus dan Mitra yang Dapat Diandalkan oleh Negara-negara Berkembang
Tiongkok

Adelia - Radio Bharata Online

banner

Menlu Tiongkok Zhao Lijian. (CRI)

Terkait isu hubungan antara Tiongkok dan Afrika, di depan jumpa pers rutin hari Kamis kemarin (3/11), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan bahwa kerja sama Tiongkok-Afrika adalah bagian kecil dari kerja sama Tiongkok dengan negara-negara berkembang. “Selama ini, dengan aksi nyata, kami telah membuktikan bahwa Tiongkok selalu menjadi kawan tulus dan mitra yang dapat diandalkan oleh negara-negara berkembang, kami selalu bernapas bersama, berbagi nasib bersama dan berkembang bersama dengan negara-negara berkembang”, tutur Zhao.

Belakangan ini, menurut sebuah hasil jajak pendapat dari lembaga survei Inggris, You Gov, dalam beberapa tahun terakhir ini, kesan baik masyarakat di negara-negara Afrika terhadap Tiongkok telah meningkat secara signifikan. Persentase responden dari Nigeria, Kenya, Afrika Selatan, dan Mesir yang percaya bahwa Tiongkok telah mendatangkan dampak positif terhadap urusan internasional, masing-masing adalah 83%, 82%, 61 %, dan 57%, meningkat 10% dibandingkan tahun lalu.

Menanggapi hal tersebut, Zhao Lijian mengatakan bahwa hasil jajak pendapat ini sekali lagi membuktikan bahwa kerja sama Tiongkok-Afrika telah membawa manfaat yang nyata bagi rakyat Afrika, telah disambut dengan tulus dan diakui sepenuhnya oleh rakyat Afrika.

Zhao Lijian menyatakan bahwa beberapa tahun terakhir ini, Tiongkok mengadakan kerja sama Sabuk dan Jalan dengan negara-negara berkembang dan telah terlaksana dengan stabil. Pembangunan bersama Sabuk dan Jalan membuat semakin banyak orang dari negara-negara berkembang memiliki impian yang berwarna-warni dan memiliki masa depan yang penuh dengan peluang.

“Menjaga kepentingan bersama negara-negara berkembang telah tertulis dalam laporan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok. Presiden Xi Jinping mengedepankan konsep yang riil dan tulus, serta berpegang pada konsep keadilan dan kepentingan yang benar. Beliau mengusulkan inisiatif pembangunan global untuk memecahkan masalah pembangunan. Hal ini telah memainkan peranan utama yang sangat penting untuk memperdalam persatuan dan kerja sama antara Tiongkok dan negara-negara berkembang. Berdiri di titik awal sejarah yang baru, kami akan terus berdiri kokoh dengan negara-negara berkembang, menghubungkan erat pembangunan Tiongkok dengan pembangunan bersama negara-negara berkembang, dan bekerja sama untuk mencapai kemakmuran bersama,” tekan Zhao Lijian.

 

 


Pewarta: CRI

Komentar

Berita Lainnya