Jumat, 28 Oktober 2022 15:10:26 WIB

Tiongkok Terus Berupaya Stabilkan Lapangan Kerja
Tiongkok

Adelia Astari - Radio Bharata Online

banner

Suasana job fair yang digelar di Taiyuan, Shanxi, Tiongkok. (Tencent news)

Radio Bharata Online - Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Tiongkok terus berupaya untuk menstabilkan pasar kerja, dan mengatasi masalah diskriminasi dan persyaratan kerja tidak masuk akal yang menjadi syarat dari pemberi kerja pada calon karyawan.

Dilansir dari China Daily, data kementerian menunjukkan bahwa sekitar 10 juta orang berhasil mendapatkan pekerjaan di daerah perkotaan dalam sembilan bulan terakhir.

Menurut kementerian, pemerintah telah memperluas cakupan bantuan untuk lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan dua tahun setelah lulus dan mereka yang menganggur berusia 16 hingga 24 tahun.

Tidak hanya itu ada pula kebijakan bagi perusahaan yang menerima pencari kerja penerima bantuan. Perusahaan akan menerima bantuan satu kali maksimum 1.500 yuan (Rp3,2 Juta) per orang.

Untuk membantu para pengangguran, terutama lulusan perguruan tinggi, pekerja migran dan pensiunan anggota militer, pemerintah telah menyelenggarakan hampir 120.000 bursa kerja baik online maupun offline di seluruh negeri dalam tiga kuartal terakhir. Lebih dari 100 juta lowongan ditawarkan di bursa kerja ini.

Kementerian mengatakan prioritas dari bantuan pemerintah adalah untuk lulusan perguruan tinggi dan lulusan baru dengan situasi keuangan yang buruk.

Hingga September, pemerintah telah mencatat terdapat 1,02 juta magang dan 43.000 lowongan pekerjaan untuk lulusan perguruan tinggi tahun ini.

Komentar

Berita Lainnya