Jumat, 21 Oktober 2022 13:30:43 WIB

Tak akan Diubah Tekad Tiongkok untuk Tingkatkan Keterbukaan
Tiongkok

CRI

banner

CRI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Kamis kemarin (20/10/2022) menekankan, Tiongkok akan terus mendorong keterbukaan berlevel tinggi, dan tidak akan mengubah tekadnya untuk membentuk lingkungan bisnis yang dimarketisasi, dilegalissi dan diinternasionalisasi.

Wang Wenbin mengatakan, selama 10 tahun ini, meskipun globalisasi ekonomi mengalami arus balik, tapi keterbukaan Tiongkok terus meningkat, volume perdagangan total Tiongkok naik dari 4,4 triliun USD menjadi 6,9 triliun USD, Tiongkok menjadi mitra dagang utama bagi lebih dari 140 negara dan daerah, dan juga negara dagang nomor satu di dunia. Pemanfaatan riil modal asing tahunan meningkat dari 700 miliar yuan RMB menjadi 1,15 triliun yuan RMB, menempati peringkat ke-2 di seluruh dunia selama 5 tahun beruntun sejak tahun 2017, persediaan investasi modal asing di Tiongkok meningkat dari 0,6 triliun USD menjadi lebih dari 2,7 triliun USD, menempati peringkat ke-3 di dunia.

Wang Wenbin menyatakan, selama 10 tahun ini, meskipun unilateralisme dan proteksionisme mulai muncul di dunia, tapi pembangunan sistem baru ekonomi tipe terbuka pada level yang lebih tinggi di Tiongkok tidak pernah berhenti, dan sudah terbentuk 21 zona uji coba perdagangan bebas yang terbuka institusional tingkat tinggi. Kebijakan pembatasan dalam daftar negatif akses modal asing telah dikurangi dari 190 buah menjadi 27 buah, rasio kompresinya melebihi 85 persen. Persetujuan perdagangan bebas yang ditandatangani Tiongkok dengan negara dan daerah lain meningkat dari 10 buah menjadi 19 buah, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional yang diberlakukan pada tanggal 1 Januari tahun ini berhasil membentuk zona perdagangan bebas terbesar di dunia. Sementara itu, Tiongkok yang lebih terbuka kini berbagi peluang pembangunan dengan berbagai negara di dunai sehingga pasar Tiongkok menjadi pasar dunia bersama.

Pewarta: CRI

Komentar

Berita Lainnya