Selasa, 18 Maret 2025 9:23:53 WIB
Kementerian Luar Negeri Tiongkok: Penyatuan Kembali Tiongkok Secara Menyeluruh tak dapat Dihindari
Tiongkok
AP Wira

Foto arsip gedung pencakar langit Taipei 101 di Taipei, wilayah Taiwan di tenggara Tiongkok. /VCG
BEIJING, Radio Bharata Online - Penyatuan kembali Tiongkok secara menyeluruh tidak dapat dielakkan, dan upaya mencari "kemerdekaan Taiwan" melalui dukungan asing pasti akan gagal, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning pada hari Senin.
Juru bicara tersebut menyampaikan pernyataan tersebut dalam jumpa pers harian saat diminta mengomentari rencana otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan untuk mempromosikan pembentukan lembaga-lembaga baru di negara-negara tertentu dan menggunakan "Taiwan" alih-alih "Taipei" untuk menamai lembaga-lembaga tersebut.
Mao mengatakan bahwa prinsip satu Tiongkok merupakan norma yang diakui secara universal yang mengatur hubungan internasional dan merupakan konsensus dalam masyarakat internasional, dan berfungsi sebagai landasan politik Tiongkok untuk membangun dan mengembangkan hubungan dengan negara lain.
"Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok adalah satu-satunya pemerintah sah yang mewakili seluruh Tiongkok. Taiwan tidak pernah menjadi sebuah negara. Tidak pernah, dan tidak akan pernah menjadi negara," kata juru bicara tersebut.
Selama beberapa waktu, dengan kedok pertukaran dan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan pendidikan, otoritas DPP telah berupaya untuk mematahkan kepatuhan masyarakat internasional terhadap prinsip satu Tiongkok dan memperluas apa yang disebut ruang internasional dengan berupaya mendirikan lembaga-lembaga baru di negara-negara tertentu atau mengganti nama lembaga-lembaga yang sudah ada, ungkapnya.
Mao memperingatkan otoritas DPP bahwa penyatuan kembali negara secara menyeluruh tidak dapat dihindari dan bahwa upaya mencari "kemerdekaan Taiwan" melalui dukungan asing pasti akan gagal.
"Tiongkok selalu dengan tegas menentang segala bentuk pertukaran resmi antara otoritas Taiwan dan negara mana pun yang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok," kata Mao. [CGTN]
Komentar
Berita Lainnya
Xi Jinping: Biar Semua Orang Lansia Mempunyai Kehidupan Masa Tua Yang Berbahagia Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:14:40 WIB

Hasil Studi Ilmuwan Tiongkok, Minum Teh Setiap Hari Turunkan Risiko Diabetes Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:21:52 WIB

Tiongkok Produksi Kereta Api Hibrid yang BebasPolusi Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:26:6 WIB

Tiongkok Perkirakan Jual 68,5 Juta Tiket Kereta Selama Libur Hari Nasional Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:42:10 WIB

Tiongkok: Perlu Bersama Lindungi Fasilitas Infrastruktur Lintas Negara Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:48:4 WIB

Padi Hemat Air Bantu Petani Panen Melimpah di Tengah Kekeringan Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:51:7 WIB

Lanjutkan Balapan di Musim 2023, Zhou Guanyu Ingin Bawa Semangat dan Budaya Tiongkok Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 15:19:35 WIB

Tiongkok Larang Rokok Elektrik Rasa Buah dalam Peningkatan Regulasi Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:14:12 WIB

Tiongkok mendesak AS untuk mengakhiri kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika selama sesi PBB Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:45:29 WIB

Setengah komunitas pedesaan di Tiongkok tercakup layanan perawatan lansia Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:49:6 WIB

Guangzhou: Gerbang maritim Tiongkok ke dunia sejak zaman kuno Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:10:22 WIB

Tiongkok kalahkan Slovenia dan AS di Kejuaraan Tenis Meja Beregu Dunia Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:20:34 WIB

Pemasangan Atap Beton Pertama Terowongan Jalan Raya Terpanjang di Provinsi Jiangsu Tiongkok Telah dimulai Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:25:54 WIB

Tiongkok ingin mengoptimalkan struktur ekonomi negara Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:30:30 WIB

Sinopec Tiongkok ingin hapus daftar ADS dari London Stock Exchange Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:50:46 WIB
