Kamis, 20 Maret 2025 13:33:36 WIB

Xi Jinping Kunjungi Kawasan Industri Bunga dalam Rangka Inspeksi di Provinsi Yunnan
Tiongkok

Eko Satrio Wibowo

banner

Presiden Tiongkok Xi Jinping (CMG)

Yunnan, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Rabu (19/3) mengunjungi taman industri bunga modern di kota Lijiang, Provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok.

Selama kunjungan tersebut, Xi, yang juga Sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Ketua Komisi Militer Pusat, berbicara dengan penduduk desa dan teknisi yang bekerja di taman industri bunga tersebut, menanyakan tentang varietas bunga, penjualan pasar, dan pendapatan mereka.

Taman Industri Bunga Modern Lijiang, yang terletak di Distrik Gucheng, Lijiang, berada di ketinggian sekitar 2.300 meter, meliputi area seluas sekitar 1.100 mu (sekitar 73,3 hektar).

Taman ini berfungsi sebagai pusat utama industri bunga Tiongkok, membudidayakan 48 varietas mawar potong segar, dengan hasil tahunan sebesar 39,56 juta batang.

Selain mawar, taman ini juga memproduksi 18 varietas bunga lili calla berwarna, dengan hasil produksi 900.000 batang setiap tahun yang mencakup 90 persen pangsa pasar nasional, menjadikannya sebagai lokasi produksi bunga lili calla berwarna yang dibudidayakan di rumah kaca terbesar di Tiongkok.

Untuk membudidayakan tanaman bunga dengan lebih baik, taman ini memanfaatkan teknik pertanian canggih, termasuk rumah kaca pintar dan metode budidaya tanpa tanah.

Selain budidaya bunga, taman ini juga terlibat dalam logistik rantai dingin, wisata rekreasi, dan penjualan multisaluran yang meluas ke sektor bernilai tambah, seperti memproduksi minyak esensial mawar, wewangian bunga, dan produk bunga yang dapat dimakan.

Dengan produknya yang menjangkau kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, serta pasar internasional di Jepang, Vietnam, dan Rusia, taman ini telah menjadi pendorong signifikan pertumbuhan ekonomi lokal. Taman itu juga berkontribusi terhadap pembangunan pedesaan Tiongkok dengan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 300 orang yang tinggal di daerah sekitarnya.

Komentar

Berita Lainnya