Rabu, 26 Maret 2025 11:18:39 WIB

Investor Global Yakin dengan Aset Tiongkok
Ekonomi

AP Wira

banner

Layar ponsel yang menampilkan data Indeks Komposit SSE di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, 14 Maret 2025. /VCG

BEIJING, Radio Bharata Online - Pasar saham Tiongkok,  tengah mengalami kebangkitan kuat, dengan total penerbitan ekuitas mencapai $16,8 miliar pada kuartal pertama tahun 2025, meningkat 119 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, demikian Reuters mengutip data LSEG. 

Pemulihan yang signifikan ini menyoroti pergeseran sentimen investor, dengan meningkatnya keyakinan terhadap pemulihan ekonomi dan potensi pasar negara tersebut.

Faktor utama yang mendorong optimisme baru ini adalah revaluasi saham teknologi Tiongkok, yang didorong oleh kebangkitan DeepSeek, pengembang perangkat lunak AI terkemuka di Tiongkok. 

Tampilan yang memperlihatkan fitur bantuan AI di pameran elektronik konsumen di Shanghai, Tiongkok, 21 Maret 2025. /VCG

Tampilan yang memperlihatkan fitur bantuan AI di pameran elektronik konsumen di Shanghai, Tiongkok, 21 Maret 2025. /VCG 

"DeepSeek telah menyebabkan revaluasi saham teknologi, serta revaluasi aset Tiongkok yang lebih luas," kata Wang Xinjie, kepala strategi investasi di Divisi Solusi Kekayaan Standard Chartered Tiongkok, sambil menekankan dampak DeepSeek. 

Wang mengatakan pasar, terutama investor asing, semakin memperhatikan saham teknologi Tiongkok.

Ekosistem inovasi Tiongkok yang kuat merupakan daya tarik utama lainnya bagi para investor. 

Para peneliti menguji server di sebuah laboratorium di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, 19 Februari. /VCG

Para peneliti menguji server di sebuah laboratorium di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, 19 Februari. /VCG

Duan Bing, seorang analis sektor teknologi dan telekomunikasi Tiongkok di Nomura, menyoroti potensi pertumbuhan jangka panjang industri teknologi negara itu dalam sebuah wawancara dengan China Media Group. 

"Kami yakin sektor teknologi Tiongkok memiliki momentum pertumbuhan yang kuat dan masa depan yang menjanjikan. Negara ini menyediakan lahan yang subur bagi pengembangan teknologi, dengan basis perusahaan dan konsumen yang sangat reseptif terhadap teknologi dan aplikasi baru. Hal ini telah menjadi pendorong utama minat baru investor institusional terhadap aset teknologi Tiongkok."

Di luar pasar saham, prospek ekonomi Tiongkok secara umum tetap stabil, yang semakin memperkuat kepercayaan investor. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, atau OECD, merevisi perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok, dengan memproyeksikan peningkatan PDB sebesar 4,8 persen untuk tahun 2025 dalam laporan prospek ekonomi terbarunya, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,7 persen pada bulan Desember 2024.

Kepala Ekonom Tiongkok Goldman Sachs Shan Hui mengatakan kepada CNBC bahwa data ekonomi terkini "cukup baik" untuk meyakinkan investor bahwa Tiongkok tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan PDB sekitar 5 persen pada tahun 2025. [Shine]

Komentar

Berita Lainnya

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi

Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

banner