Minggu, 30 Maret 2025 11:14:9 WIB
Produsen Mobil Eropa Terpukul Keras saat Trump Mengumumkan Tarif 25 Persen untuk Mobil Impor
Ekonomi
AP Wira

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni /FOTO REUTERS
JAKARTA, Radio Bharata Online - Saham produsen mobil Eropa turun tajam pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif permanen sebesar 25 persen pada mobil dan suku cadang mobil yang dibuat di luar Amerika Serikat, yang akan mulai berlaku minggu depan.
Para investor bereaksi cepat terhadap pengumuman tersebut, yang menyebabkan aksi jual besar-besaran pada saham otomotif Eropa. Indeks Stoxx Europe 600 untuk produsen mobil dan suku cadang mobil turun 1,6 persen pada hari itu, memperpanjang penurunan hampir 25 persen selama setahun, karena sektor tersebut sudah berada di bawah tekanan akibat melemahnya permintaan, naiknya biaya bahan bakar, dan transisi ke kendaraan listrik.
Di antara produsen perorangan, Stellantis, raksasa otomotif Italia-Prancis, mengalami penurunan terbesar, turun 4,5 persen. Volkswagen, produsen mobil terbesar di Eropa, turun 1,5 persen, sementara Mercedes (-2,6 persen), BMW (-2,4 persen), dan Porsche (-3,4 persen) juga mengalami penurunan signifikan. Renault adalah satu-satunya produsen mobil besar yang melawan tren tersebut, ditutup naik 0,6 persen setelah pulih dari kerugian awal.
Gejolak pasar terjadi menyusul pengumuman tarif Trump pada Rabu malam, dan analis menghubungkan penurunan tajam dalam saham produsen mobil secara langsung dengan kekhawatiran investor atas dampak tarif pada ekspor Eropa ke AS.
Para pemimpin Eropa telah terlibat dalam pembicaraan dengan Washington dalam upaya untuk menunda, mengurangi, atau membalikkan tarif, tetapi sejauh ini, belum ada kesepakatan yang dicapai.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni telah mendesak agar berhati-hati, memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi ketegangan perdagangan dengan mengenakan tarif balasan Eropa terhadap barang-barang AS. Namun, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck telah menyerukan tanggapan kuat dari Uni Eropa untuk melawan tindakan baru AS tersebut.
Uni Eropa awalnya berencana untuk memberlakukan tarifnya sendiri atas impor AS mulai 1 April, tetapi minggu lalu, para pemimpin Eropa memilih untuk menunda tindakan tersebut setidaknya selama dua minggu.
Meskipun terjadi aksi jual pada saham otomotif, pasar saham Eropa secara umum menunjukkan kinerja yang beragam pada hari Kamis. Indeks FTSE MIB Italia di Milan datar, sementara DAX Jerman di Frankfurt turun 0,7 persen, dan CAC 40 Prancis di Paris turun 0,6 persen. [Shine]
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB

Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB

Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB

Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB

Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB

Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB

Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB

PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB

Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB

Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB

Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB
