Rabu, 15 Mei 2024 14:6:31 WIB
Kementerian Perdagangan: Tiongkok dengan Tegas Menentang Kenaikan Tarif AS atas Barang-Barang Tiongkok
Ekonomi
Eko Satrio Wibowo
Tangkapan layar dari rilis kementerian perdagangan Tiongkok tentang apa yang disebut sebagai tinjauan tarif Pasal 301 AS selama empat tahun terhadap impor Tiongkok (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan pada hari Selasa (14/5) bahwa Tiongkok dengan tegas menentang dan telah mengajukan pernyataan serius atas tarif tambahan AS pada beberapa barang Tiongkok, dan akan mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi hak dan kepentingannya sendiri.
Selain tarif yang ada di bawah Pasal 301, Amerika Serikat pada hari Selasa (14/5) memberlakukan tarif tambahan untuk impor produk Tiongkok termasuk kendaraan listrik, baterai lithium-ion, sel surya, mineral penting, semikonduktor, baja, aluminium, dan crane.
Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Tiongkok sangat tidak puas dengan penyalahgunaan AS atas prosedur peninjauan tarif Pasal 301 yang didorong oleh masalah politik dalam negeri dan kenaikan tarif tambahan pada produk Tiongkok tertentu.
Pernyataan itu mengatakan langkah ini mempolitisasi isu-isu perdagangan dan menggunakannya sebagai alat, dan menyebutnya sebagai "manipulasi politik yang khas".
Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) telah memutuskan bahwa tarif Pasal 301 melanggar peraturan WTO, namun pihak AS tetap melanjutkan pelanggarannya, katanya.
Pernyataan tersebut juga mengatakan kenaikan tarif AS bertentangan dengan konsensus yang dicapai oleh para pemimpin kedua negara dan janji-janji Presiden AS, Joe Biden, dan akan secara serius mempengaruhi atmosfer kerja sama bilateral.
Pihak AS harus segera memperbaiki kesalahannya dan menghapus langkah-langkah tarif tambahan terhadap Tiongkok, katanya.
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB
Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB
Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB
Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB
Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB
Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB
Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB
Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB
Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB
PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB
Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB
Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB
14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB