Senin, 17 Maret 2025 16:10:12 WIB
Tiongkok Percepat Pengembangan Pasar Terminal AI untuk Dorong Pertumbuhan Baru
Ekonomi
Eko Satrio Wibowo

Hu Xiaopeng, Kepala Pusat Penelitian Industri Komunikasi CCID Consulting (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok tengah meningkatkan upaya untuk mempercepat pengembangan pasar terminal kecerdasan buatan (AI) guna mendorong pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi.
Terminal AI mencakup berbagai produk, mulai dari telepon pintar, peralatan rumah tangga cerdas, mobil pintar hingga robot humanoid.
Perusahaan riset pasar global International Data Corporation (IDC) memperkirakan bahwa pengiriman di pasar terminal pintar Tiongkok akan tumbuh sebesar empat persen pada tahun 2025, dengan total pengiriman perangkat AI diperkirakan akan meningkat sebesar 20 persen dari tahun ke tahun.
"Tiongkok memiliki keunggulan ganda berupa sistem manufaktur terlengkap dan pasar yang sangat besar. Sebagai operator penting untuk aplikasi AI, telepon pintar dan komputer yang disempurnakan AI memainkan peran penting dalam pengembangan terminal cerdas generasi baru. Mereka akan mempercepat peningkatan cerdas industri manufaktur informasi elektronik tradisional dan menumbuhkan pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi," kata Hu Xiaopeng, Kepala Pusat Penelitian Industri Komunikasi CCID Consulting.
Para ahli mencatat bahwa perusahaan di seluruh rantai industri, termasuk chip, sistem operasi, dan operator telekomunikasi, semakin berfokus pada penerapan model bahasa besar dan menciptakan terminal AI. Karena AI menjadi keunggulan kompetitif inti dan nilai jual utama bagi banyak perangkat pintar, AI menghadirkan peluang besar di pasar terminal pintar.
"Rangkaian transformasi akan mendorong penerapan lebih lanjut model bahasa besar dalam ekonomi riil, dan akhirnya kita akan mencapai integrasi organik ekonomi digital, teknologi digital, dan keunggulan manufaktur. Ini akan memaksa kita untuk bertransformasi dari pusat manufaktur tradisional menjadi negara dengan kekuatan besar dalam manufaktur cerdas," ujar Gong Zheng, Insinyur dari Institut Penelitian Teknologi dan Standar Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi Tiongkok.
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB

Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB

Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB

Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB

Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB

Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB

Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB

PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB

Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB

Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB

Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB
