Senin, 30 September 2024 7:43:53 WIB

Tiongkok Menentang Pelanggaran Kedaulatan dan Keamanan Lebanon
International

ANTARA/AP Wira

banner

Ilustrasi - Serangan darat Israel ke Lebanon. ANTARA/Anadolu/py

BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok menentang tindakan yang melanggar kedaulatan dan keamanan Lebanon, serta perilaku yang mengarah pada eskalasi konflik regional.

Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Minggu(29/9), ketika mengomentari gugurnya pemimpin gerakan Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Beirut sehari sebelumnya.

Kemlu Tiongkok dalam pernyataannya.“Menentang pelanggaran kedaulatan dan keamanan Lebanon, menentang dan mengutuk tindakan apa pun terhadap warga sipil yang tidak bersalah, dan menentang tindakan apa pun yang memicu permusuhan dan meningkatkan ketegangan regional,” 

Mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya situasi di Timur Tengah, Tiongkok menyatakan terus memantau perkembangan tersebut dengan saksama.

Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait, terutama Israel, untuk segera mengambil tindakan guna mendinginkan situasi dan mencegah konflik meningkat atau bahkan lepas kendali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Israel memulai serangan bom besar-besaran di wilayah selatan dan timur Lebanon sejak Senin (23/9). 
Hizbullah membalas serangan itu dengan menembakkan puluhan roket ke Israel utara.  Eskalasi tersebut didahului oleh serangkaian ledakan pager dan perangkat komunikasi elektronik yang mengguncang Lebanon pada 17-18 September, yang menewaskan sekitar 40 korban dan melukai hampir 3.500 orang lainnya.

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat lebih dari 1.500 korban tewas akibat serangan Israel. [ANTARA]

Komentar

Berita Lainnya

Forum Pangan Dunia ke-2 Dibuka di Roma International

Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

banner