Senin, 17 Maret 2025 14:52:49 WIB
Pejabat: Tiongkok akan Menarik Investasi Asing di Lebih Banyak Sektor Ekonomi
Ekonomi
Eko Satrio Wibowo

Jiang Yi, Direktur Kantor Studi Kebijakan di bawah NDRC (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok akan berupaya menarik investasi asing di lebih banyak sektor ekonomi, termasuk manufaktur canggih, teknologi tinggi, dan konservasi energi, untuk memacu pertumbuhan, kata seorang pejabat perencana ekonomi utama negara itu pada hari Minggu (16/3).
Menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional atau National Development and Reform Commission(NDRC), katalog nasional terbaru tentang dorongan investasi asing akan dirilis akhir tahun ini karena Tiongkok berupaya memperluas jangkauan industri tempat bisnis asing dapat berinvestasi dan memfasilitasi pembiayaan mereka di negara itu.
Pejabat itu mengatakan lebih banyak investor asing akan disambut untuk berpartisipasi dalam sektor-sektor prioritas ekonomi Tiongkok seperti manufaktur dasar, teknologi terapan, dan barang-barang konsumen di wilayah tengah dan barat Tiongkok.
Hal itu sejalan dengan janji yang dibuat pemerintah Tiongkok untuk secara giat mendorong investasi asing, selama sesi tahunan badan legislatif nasional dan badan penasihat politik utama awal bulan ini.
"Draf katalog tersebut kini terbuka untuk konsultasi publik, dengan pendapat-pendapat yang dikumpulkan secara daring dari berbagai sektor. Draf saat ini memuat 1.700 entri, 200 entri lebih banyak dari versi tahun 2022, yang merupakan peningkatan yang signifikan. Selama proses konsultasi, kami telah menerima lebih dari 140 saran dari semua sektor masyarakat. NDRC dan Kementerian Perdagangan, bersama dengan departemen-departemen terkait, kini sedang merevisi draf tersebut berdasarkan masukan ini, dan katalog yang diperbarui akan diterbitkan sesuai rencana akhir tahun ini," ujar Jiang Yi, Direktur Kantor Studi Kebijakan di bawah NDRC, pada acara hari Minggu (16/3) tentang hasil dari "Dua Sesi" tahun ini di Beijing.
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB

Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB

Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB

Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB

Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB

Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB

Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB

PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB

Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB

Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB

Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB
