Tiongkok Positif Mendorong Pekerjaan Pendukung Terkait Jalur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

CRI - Online
16 Oct 2020 11:17 WIB
CRI - Online

10

Belakangan ini, Pertemuan Pendorongan Terjemahan Bahasa Indonesia dari "Regulasi Manajemen Teknis Perkeretaapian" diadakan di Beijing. Ini adalah pekerjaan pendukung yang secara aktif diselenggarakan oleh China Railway Science Research Institute Group Co., Ltd., anak perusahaan dari China Railway Corporation, untuk bekerja sama dengan kelancaran pelaksanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Indonesia.

Diketahui umum, pembangunan jalur kereta api cepat Tiongkok telah membuat kemajuan besar dalam manajemen teknis dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah besar teknologi dan peralatan baru telah diterapkan pada perkeretaapian. Organisasi dan metode manajemen transportasi kereta api terus ditingkatkan. Berdasarkan pengalaman negara-negara maju kereta berkecepatan tinggi yang relevan, China Railway telah membentuknya sendiri seperangkat standar dan model manajemen teknis perkeretaapian kecepatan tinggi, standar dan model manajemen teknis yang relevan juga akan diterapkan pada manajemen teknis perkeretaapian kecepatan tinggi asing. Jalur kereta api cepat Jakarta-Bandung di Indonesia adalah proyek jalur kereta api cepat yang pertama di luar negeri bagi Tiongkok. Tiongkok sangat mementingkannya. Tiongkok secara aktif mendorong pembangunan jalur kereta api cepat ini, sementara itu pekerjaan pendukung terkait juga berjalan dengan tertib. Termasuk pula terjemahan bahasa Indonesia "Regulasi Manajemen Teknis Perkeretaapian" . Pada pertemuan kali ini , para peserta termasuk Beijing Municipal Group Corporation, China Railway International Co., Ltd., Transportation and Economic Research Office of the China Railway Science and Technology Group Corporation dan Kementerian Sains dan Teknologi Informasi dari China Railway Group mengonfirmasi jadwalnya terjemahan dalam bahasa Indonesia dan membahas secara mendalam mengenai masalah-masalah terjemahan yang ditemukan.

Dikabarkan bahwa pekerjaan terjemahan tersebut akan selesai sebelum Tahun Baru Imlek tahun depan.  "Regulasi Manajemen Teknis Perkeretaapian" versi Indonesia diyakini akan membantu pihak-pihak terkait di Indonesia untuk lebih memahami peraturan manajemen teknis yang relevan dan meletakkan dasar untuk peraturan pengoperasian yang sebenarnya di kemudian hari.

Sumber : http://indonesian.cri.cn/20201016/95d7a2de-ccc9-1713-3288-cb343cdc2d62.html


Komentar