Xi Jinping dan PM Jepang Gelar Pembicaraan via Telepon

CRI INDONESIA
26 Sep 2020 17:43 WIB

2

Presiden Tiongkok Xi Jinping dana Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide menggelar pembicaraan via telepon pada Jumat malam (25/9). Xi Jinping mengatakan, Tiongkok dan Jepang adalah negara tetangga dekat dan mitra kerja sama, sekaligus negara penting Asia dan dunia. Kedua pihak mempunyai kepentingan bersama dan ruang kerja sama yang luas. Melalui upaya kedua belah pihak, hubungan Tiongkok-Jepang pada tahun-tahun terakhir telah pulih kembali ke jalur yang tepat dan menunjukkan momentum yang positif.

Tiongkok bersedia berupaya bersama pemerintah baru Jepang berpedoman pada prinsip-prinsip yang tercantum dalam empat dokumen politik Tiongkok-Jepang, dengan sebaik-baiknya menangani masalah-masalah sensitif termasuk masalah sejarah, terus meningkatkan kepercayaan politik, memperdalam kerja sama saling menguntungkan, memperluas pertukaran sosial dan budaya, dan berupaya membina hubungan bilateral yang sesuai dengan permintaan era baru.

Xi Jinping menegaskan, Tiongkok dan Jepang memikul tanggung jawab memelihara perdamaian dan kestabilan dunia. Kedua pihak hendaknya berpegang teguh pada gagasan komunitas senasib sepenanggungan manusia, aktif memprakarsai dan mengimplementasi multilateralisme, dengan tegas memelihara ketertiban internasional dan sistem internasional yang berintikan pada PBB. Kedua pihak hendaknya meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama dalam kerangka lembaga multilateral dan mekanisme kerja sama regional, bergandengan tangan menghadapi tantangan global, dan memberikan kontribusi positif bagi kemakmuran dan pembangunan kawasan Asia.

Suga Yoshide menyatakan, Jepang menaruh perhatian besar pada Tiongkok, dan memandang hubungan Jepang-Tiongkok sebagai salah satu hubungan bilateral yang paling penting. Kedua negara saling mendukung dalam perlawanan wabah virus corona. Hubungan Jepang-Tiongkok yang stabil tidak hanya sesuai dengan kepentingan rakyat kedua negara, juga sangat krusial bagi perdamaian dan kemakmuran dunia. Suga Yoshihide menyatakan akan meningkatkan komunikasi dengan Presiden Xi Jinping, meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara, mendorong hubungan antar masyarakat dan hubungan Jepang-Tiongkok. Jepang bersedia meningkatkan komunikasi dengan Tiongkok untuk menyelesaikan penandatanganan RCEP dalam tahun ini, mendorong perundingan terkait zona perdagangan bebas Jepang-Tiongkok-Korsel guna bersama-sama memelihara kestabilan rantai industri dan rantai pasok regional. 


Komentar